Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Teknologi dalam Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting
DOI:
https://doi.org/10.30644/s1twk415Keywords:
stunting, pemberdayaan masyarakat, teknologi kesehatan, gizi balita, e-PPGBMAbstract
Intervensi pencegahan stunting perlu dilakukan secara komprehensif melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi dan kolaborasi multisektor. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku keluarga balita, ibu hamil, remaja putri, serta memperkuat kapasitas kader posyandu di Kelurahan Penyengat Rendah melalui edukasi, pelatihan, demonstrasi, pendampingan, serta pemanfaatan teknologi digital seperti e-PPGBM/e-HDW dan media edukasi multimedia. Metode yang digunakan meliputi lima tahapan pengabdian: persiapan, pengkajian, perencanaan, pelaksanaan intervensi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 70–85%, peningkatan praktik MP-ASI berbahan pangan lokal, konsistensi konsumsi TTD pada remaja putri, peningkatan kunjungan ANC, serta penguatan kompetensi kader dalam pencatatan digital status gizi balita (100% terampil menggunakan e-PPGBM). Program ini juga menghasilkan produk teknologi berupa modul digital, video edukasi, infografis, dan alat peraga gizi. Pengabdian ini memberikan dampak positif terhadap perilaku gizi keluarga, penguatan sistem pemantauan tumbuh kembang, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan posyandu. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis teknologi terbukti efektif sebagai strategi percepatan penurunan stunting.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright © Jurnal Pengabdian Harapan Ibu
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




