Implementasi SEMOTERA Meningkatkan Konsentrasi dan Penerimaan Orang Tua Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus

Authors

  • Kurnia Wijayanti Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula, Semarang
  • Herry Susanto Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula, Semarang
  • Retno Issroviatiningsih Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula, Semarang
  • Nopi N Khasanah Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula, Semarang
  • Indra TAstuti Fakultas Ilmu Keperawatan Unissula, Semarang

DOI:

https://doi.org/10.30644/xjgwvj32

Keywords:

sensori motorik, psikoedukasi, ABK

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) mengalami gangguan dalam pengolahan sensorik motorik sehingga kesulitan dalam menjaga keseimbangan, mengalami keterlambatan dalam koordinasi gerakan dan gangguan konsentrasi yang dapat menghambat proses pembelajaran serta interaksi sosial mereka. Keluarga akan mengalami reaksi yaitu menerima dengan ikhlas dan menjalaninya, sementara keluarga yang lain merasa stress, cemas, khawatir, kaget, dan menolak kehadiran sejak lahir hingga dewasa. Tujuan dari pengabdian masyarakat implementasi SEMOTERA (Sensory Motorik Psikoedukasi Therapy) yang dilakukan di SLB Bina Putra Salatiga ini untuk melatih anak-anak berkebutuhan khsusus sebanyak 26 anak dengan bermain sensory path dan puzzle block hasilnya terjadi peningkatan tingkat konsentrasi sebanyak 16 anak (61,5%) kategori baik, 9 anak (34,6%) kategori cukup, dan hanya 1 anak (3,9%) kategori kurang. SEMOTERA menekankan pada pengembangan propioceptive (posisi tubuh), tactile (peraba), dan vestibular (keseimbangan) sebagai dasar untuk pengembangan motorik halus (fine motor) dan motorik kasarnya (groos motor). Psikoedukasi untuk orang tua sebelum edukasi adalah 59,42 kategori sedang. Setelah mengikuti edukasi, rata-rata skor meningkat menjadi 80,19 termasuk kategori tinggi. Terjadi peningkatan rata-rata sebesar 20,77 poin. Program yang berkelanjutkan mampu memberikan dampak positif bagi konsentrasi anak karena mudah dilakukan, aplikatif, disukai anak dan dengan meningkatnya penerimaan orang tua terhadap anak mampu menciptakan sinergisitas pengasuhan yang komprehensif bagi anak berkebutuhan khusus.

Downloads

Published

2026-10-30