Optimalisasi Sampah Organik Menjadi Produk Bernilai Jual Pelatihan Pembuatan Eco-Enzyme di Kalideres
DOI:
https://doi.org/10.30644/1bj5mq19Keywords:
eco-enzyme, sampah organik, edukasi, pemberdayaan masyarakat, lingkungan sehatAbstract
Permasalahan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di RW 03 Kelurahan Kamal, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat. Hasil observasi menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat belum melakukan pemilahan sampah organik dan anorganik secara konsisten serta belum memahami pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bernilai guna. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dan pelatihan pembuatan eco-enzyme sebagai solusi pengelolaan sampah organik rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan 2025 di RPTRA Cambela Kelurahan Kamal Kalideres dengan melibatkan 30 peserta masyarakat. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung pembuatan eco-enzyme, pembagian leaflet, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test kepada 30 responden. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah intervensi. Pengetahuan responden tentang jenis-jenis sampah dan pemilahannya meningkat dari 34,76% menjadi 99,53 %. Sedangkan Pengetahuan tentang eco-enzyme dan pembuatannya meningkat dari 8,89 menjadi 100%. Sebanyak 96,7% peserta mengharapkan program ini dilaksanakan secara berkelanjutan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah organik berbasis eco-enzyme sehingga berpotensi mendukung terciptanya lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright © Jurnal Pengabdian Harapan Ibu
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




