Edukasi Interaktif Kartu Nutrisi Gigi Sehat bagi Anak 5-9 tahun di Desa Penyengat Olak
DOI:
https://doi.org/10.30644/n9gzz009Keywords:
edukasi interaktif, kartu nutrisi, kesehatan gigi, anakAbstract
Masalah karies gigi (87%) dan isu malnutrisi pada anak usia 5–9 tahun di Desa Penyengat Olak, berakar dari rendahnya tingkat literasi kesehatan masyarakat serta keterbatasan media edukasi interaktif. Kondisi karies yang parah kerap memicu rasa nyeri saat mengunyah yang membatasi asupan makanan bergizi, sehingga secara langsung meningkatkan risiko terjadinya masalah gizi pada anak. Kegiatan Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) ini bertujuan mengimplementasikan media inovatif Kartu Nutrisi Gigi Sehat untuk mengoptimalkan pengetahuan serta pemahaman pemeliharaan kesehatan gigi dan gizi anak serta keluarga. Metode pelaksanaan dilakukan secara komprehensif melalui penyampaian materi interaktif, penerapan permainan edukatif (gamification), praktik langsung menyikat gigi bersama, serta pendampingan intensif bagi orang tua dan kader posyandu. Hasil PPDM menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada rerata pengetahuan anak usia 5–6 tahun dari 64,0% menjadi 92,3% dan anak usia 7–9 tahun dari 70,1% menjadi 90,0%. Selain itu, respon penerimaan media dari pihak orang tua, kader posyandu, dan guru sekolah memperoleh tingkat persentase kelayakan yang sangat tinggi, yaitu berkisar antara 89,5% hingga 90,0%. Dengan demikian, penggunaan media Kartu Nutrisi Gigi Sehat terbukti sangat efektif dan efisien sebagai instrumen pembelajaran visual yang aplikatif dalam upaya memutus rantai permasalahan karies gigi dan malnutrisi secara berkelanjutan di wilayah pedesaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Pengabdian Harapan Ibu (JPHI)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Copyright © Jurnal Pengabdian Harapan Ibu
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




